Tingkatkan Kerjasama, STP Trisakti Paparkan PK2MB Pada Orang Tua Mahasiswa Baru


Tingkatkan Kerjasama, STP Trisakti Paparkan PK2MB Pada Orang Tua Mahasiswa Baru


Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) juga diperkenalkan kepada orang tua mahasiswa baru Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (STP Trisakti), sehingga orang tua juga dapat memahami serta mengerti kegiatan anaknya di kampus serta dapat memberikan dukungan pada mahasiswa. Kegiatan yang digelar sabtu 17 September 2021 tersebut dilakukan melalui daring / Zoom meeting.


Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Fetty Asmaniati, SE, MM dalam pertemuan orang tua mahasiswa baru 2021-2022 tersebut juga berkesempatan memperkenalkan struktur dan organisasi STP Trisakti yang berada dibawah Yayasan Trisakti, yang hingga hari ini sudah berusia 52 tahun dan atas nama pimpinan STP Trisakti mengucapkan terima kasih atas kepercayaan orang tua mahasiswa kepada lembaga STP Trisakti.


Seluruh program studi sudah memperoleh akreditasi dan institusi juga memiliki akreditasi unggul, Dan inilah perkembangan sejak didirikannya tahun 1969 dari Akademi dari program Diploma, dilanjutkan membuka program S1, S2 hingga hari ini telah diberi kepercayaan untuk membuka program Doktor (S3) Pariwisata.


Disamping itu kita juga ingin memberikan penjelasan kepada orang tua dengan adanya program pembelajaran baru yang saat ini mengalami perubahan yang sangat signifikan, diawali sejak terjadinya Pandemi Covid 19, dimana pembelajaran harus mengacu pada pembelajaran daring/online, dan hari ini kita harus mengacu pada pembelajaran Merdeka Belajar - Kampus Merdeka,bagi mahasiswa.


STP Trisakti juga mengucapkan terima kasih atas dukungan stake holders sehingga banyak prestasi yang diraih baik oleh lembaga, dosen maupun mahasiswa. Sehingga kita mendapatkan penghargaan secara nasional maupun internasional. Dan kami akan terus memberikan yang terbaik bagi putra-putri Bapak Ibu, untuk berkarakter unggul dan berdaya saing, tegas Fetty Asmaniati, SE,MM.

KPHA DR. Bimo Prakoso, Ketua Yayasan Trisakti dalam sambutannya didepan orang tua Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti menegaskan, bahwa saat ini kita masih berada dalam Pandemi Covid 19, ini punya makna tersendiri bagi kita, Tuhan meminta agar kita bisa berhemat serta saling bantu - membantu dan bergotong-royong. Kalau ada yang kekurangan maka kita harus saling membantu, agar kita menolong saudara, teman atau tetangga yang sedang terkena musibah akibat pandemi covid 19.

Yang kedua mengenai Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul, di mana program pendidikan mulai dari Diploma, Sarjana (S1), Magister (S2) hingga Doktor (S3). Jadi kedepan karir anak Bapak/Ibu di sini tidak ada masalah, jika nanti sudah bekerja bisa melanjutkan ke jenjang S2 hingga S3.

STP Trisakti dibawah binaan Ibu Fetty Asmaniati juga didukung Pengelola dan Dosen yang baik dan berkualitas, ini sama dengan tujuan STP Trisakti dan Pemerintah, untuk menuju tahun 2025, Indonesia sebagai tahun Turisme Dunia, dan hingga saat ini  sudah bekerja sama dengan perguruan tinggi di luar negeri,  baik di Australia, Prancis, Swiss, China, Korea, Amerika serta negara Asia dalam pertukaran mahasiswa.

Trisakti memiliki makna Berdikari di bidang Ekonomi, Mandiri di bidang Politik dan mempertahankan Budaya, sehingga Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti memberikan pelatihan di bidang olahraga maupun seni tradisional dalam turut serta melestarikan seni budaya nusantara. sehingga para mahasiswa nantinya juga akan belajar tari-tarian, silat maupun kesenian lain.

Di sini harus berkelanjutan atau sustainable untuk itu terus menjaga keseimbangan, baik ekonomi, sosial dan lingkungan. untuk itu dalam pengabdian Tri Dharma Perguruan Tinggi, di samping Pendidikan, Pengabdian Masyarakat dan Penelitian, sehingga ketiganya dilakukan di STP Trisakti, di samping itu STP Trisakti dan Yayasan Trisakti juga mendukung Peningkatan Ekonomi Internasional, untuk apa negara berperang, lebih baik membangun kerjasama ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat dan bangsa, tegas KPHA DR. Bimo Prakoso.

Prof Agus Setyo Budi, Ketua LL-DIKTI Wilayah 3, Dalam sambutan pertemuan orang tua mahasiswa STP Trisakti juga mengapresiasi kegiatan pertemuan orang tua hari ini untuk memahami sistem perkuliahan saat ini yang masih tetap dilakukan secara daring, dimana LCD wilayah 3 sebagai satuan kerja dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan riset dan teknologi Republik Indonesia memiliki tugas dan fungsi dalam hal fasilitasi penyelenggaraan pendidikan tinggi di wilayah kerja yaitu di Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya, saat ini bermitra dengan 987 swasta dan 5 perguruan tinggi negeri di wilayah 3 termasuk STP Trisakti, kami terus berkoordinasi dengan perguruan tinggi, dalam hal pengolahan data, pemetaan informasi, peningkatan mutu hingga data dan administrasi.

Hari ini mahasiswa sudah menjadi bagian dari pendidikan tinggi dan masuk menjadi bagian baru dalam membentuk jati diri sebagai manusia yang peka terhadap kemajuan ekonomi, sosial, budaya dan pariwisata, dan menjadi orang yang bermanfaat bagi dirinya, orang tua, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara, dimana pendidikan tinggi merupakan bagian dari peradaban mahasiswa untuk mengeksplorasi minat dan bakat serta mengembangkan potensi ditinggal akademik, untuk meraih keberhasilannya di tingkat pendidikan tinggi.

Dan STP TRISAKTI yang berada di LL-DIKTI Wilayah III, telah banyak berkontribusi dalam prestasi, menjadi 50 kampus terbaik, atas penilaian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta mahasiswanya menerima banyak beasiswa dalam program beasiswa di Kementerian Pendidikan, hingga masuk top skor dalam penelitian mahasiswa maupun dosen di Wilayah III,  ungkap Prof  Agus Setyo Budi.

Sementara paparan tentang proses belajar mengajar di STP Trisakti selama Pandemi Cover -19, yang disampaikan Wakil Ketua bidang Akademik dan kemahasiswaan, Joni Wibowo, SE,MM disampaikan bahwa proses pembelajaran masih dilakukan secara online, namun untuk praktek akan dilaksanakan secara offline di kampus, Namun demikian untuk tatap muka tetap mengikuti protokol kesehatan di mana mahasiswa harus sudah di vaksin, dan tetap menggunakan masker dan face shield, ungkapnya. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA