Inovasi Divif 3 Kostrad dengan BIOS 44DC Berhasil Mengubah Lahan Non Produktif Menjadi Subur Kembali



Inovasi Divif 3 Kostrad dengan BIOS 44DC Berhasil Mengubah Lahan Non Produktif Menjadi Subur Kembali

Jakarta. Divisi Infanteri 3 Kostrad merupakan satuan tempur operasional yang sudah resmi berdiri sejak tahun 2018 di Pakkatto, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan.

Dalam rencana pembangunan fasilitas dan Infrastrukturnya, Divif 3 Kostrad seharusnya mencapai angka 100% pada tahun 2024. Namun dengan adanya pandemi Covid-19 di tahun 2019 yang lalu, sehingga pembangunan Divif 3 Kostrad untuk sementara belum dilanjutkan untuk kepentingan nasional. 

Di lingkungan Madivif 3 Kostrad, sarana perumahan baru mencapai kurang lebih 14%, sedangkan untuk perumahan Satpur jajaran Divif 3 Kostrad baru mencapai kurang lebih 75% dan untuk Satbanpur baru mencapai 50% dari standar.

Dengan kondisi seperti ini, sehingga masih terdapat lahan kosong yang cukup luas yang tentunya tidak produktif apabila tidak dimanfaatkan sampai dengan pembangunan akan dilanjutkan kembali.

Dihadapkan dengan kondisi saat ini, Panglima Divif 3 Kostrad, Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo., S.I.P, mengambil langkah untuk memanfaatkan lahan yang tidak produktif di lingkungan Madivif 3 Kostrad dan jajarannya untuk dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan ketahanan pangan khususnya mengahadapi masa pandemi Covid-19 ini. 

Dengan berbekal pengalaman tugasnya di wilayah yang memiliki kontur tanah yang kurang baik seperti saat menjabat sebagai Danrem 044/ Gapo, tercipta inovasi yang lahir dari tangan dingin TNI yang diharapkan mampu menjawab permasalahan yang dihadapi para petani. 

Inovasi inilah yang pada akhirnya dikenal sebagai BIOS-44DC yang merupakan perpaduan mikroorganisme yang berfungsi menormalisasi lahan kembali seperti  kondisi semula.

Mayjen TNI Kunto beserta jajaran Divif 3 Kostrad memanfaatkan lahan kosong yang ada untuk melaksanakan ketahanan pangan dengan inovasi BIOS-44DC yang secara nyata mampu membantu mengurai tanah yang tandus menjadi lahan subur. 

Tidak hanya menyuburkan tanah, BIOS 44DC juga dapat dimanfaatkan untuk usaha  pengembangan budi daya perikanan dan peternakan. Dengan adanya temuan yang merupakan  hasil kerja keras prajurit TNI AD. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Haryantana, S.H.

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA