Laporan Palsu Di Begal, AR Terancam Pidana 1 tahun 4 bulan


Laporan Palsu Di Begal, AR Terancam Pidana 1 tahun 4 bulan

Jajaran Reskrim Polres Metro Jakarta Timur bersama dengan Direktorat Reserse Polda Metro Jaya berhasil mengungkap laporan palsu.


Dalam acara Jumpa Pers, Waka Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahmad Fanani menegaskan, bahwa kasus ini berawal dari seseorang dengan inisial AR dengan laporannya di jambret ataupun di Begal di kanal banjir Timur (BKT), pada saat itu yang bersangkutan melaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur.


Namun karena ada sesuatu hal laporan tersebut merasa yang membuat laporan tidak terima, dengan adanya kasus tersebut, dan kita mengembangkan dan menangkap sekaligus yang melaporkan menjadi korban pembegalan di BKT tersebut.


Dalam pengungkapan kasus ini, di mana pada saat itu AR melakukan weechat dengan seorang PSK dan mereka berjanji di salah satu apartemen di Bekasi melaksanakan kegiatan tersebut, namun karena tidak bisa membayar PSK, motor dan handphone-nya diambil oleh temen kencan.


Setelah kejadian tersebut sodara AR datang ke Polres Metro Jakarta Timur didampingi oleh seseorang melaporkan dengan nada yang tinggi, dan kita terima laporan tersebut.


Setelah kita terima dan kita telusuri bekerjasama dengan Direktorat reserse kriminal umum Polda Metro Jaya, kita bisa mengungkap bahwa itu adalah laporan palsu, laporan itu dibuat seolah-olah yang bersangkutan AR di begal di BKT. oleh karena itu penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur mengenakan pasal kepada saudara AR pasal 220 KUHP dengan ancaman paling lama 1 tahun 4 bulan, dan saat ini tersangka ditahan di Polres Metro Jakarta Timur.

Jajaran Polres Metro Jakarta Timur bersama Polres Bekasi juga terus melakukan pengembangan  dalam pengungkapan kasus ini hingga proses berikutnya, tegas AKBP Ahmad Fanani. (Red).

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA